Fakta antropologis menegaskan bahwa tidak ada proses akulturasi yang sepi dari ketegangan. ketika dua nilai budaya bertemu selau melibatkan unsur-unsur kontradiktif keduanya. Hanya dengan kecerdasan dan kreatifitas para pendukung suatu budaya, ketegangan ini dapa di bungkus dalam simbol-simbol makna yang melampaui realitas permukaan sebuah tradisi. di sisi lain, sejarah memperlihatkan...
Fakta antropologis menegaskan bahwa tidak ada proses akulturasi yang sepi dari ketegangan. ketika dua nilai budaya bertemu selau melibatkan unsur-unsur kontradiktif keduanya. Hanya dengan kecerdasan dan kreatifitas para pendukung suatu budaya, ketegangan ini dapa di bungkus dalam simbol-simbol makna yang melampaui realitas permukaan sebuah tradisi. di sisi lain, sejarah memperlihatkan...
Fakta antropologis menegaskan bahwa tidak ada proses akulturasi yang sepi dari ketegangan. ketika dua nilai budaya bertemu selau melibatkan unsur-unsur kontradiktif keduanya. Hanya dengan kecerdasan dan kreatifitas para pendukung suatu budaya, ketegangan ini dapa di bungkus dalam simbol-simbol makna yang melampaui realitas permukaan sebuah tradisi. di sisi lain, sejarah memperlihatkan...
Dalam upaya meningkatkan reputasi publikasi ilmiah menuju internasional, Institut Agama Islam Negeri Madura telah mengambil langkah signifikan dalam meningkatkan visibilitas dan aksesibilitas jurnal-jurnalnya. Dengan tujuan untuk mengindeks jurnal-jurnal di IAIN Madura pada Directory of Open Access Journals (DOAJ), IAIN Madura mengirimkan delegasi pengelola jurnal untuk mengikuti workshop tentang Indeksasi DOAJ...
Abstrak: Takdir sebuah rumah yang tidak mampu lagi memberikan perlindungan warganya adalah keruntuhan. Perubahan adalah sunnatullah; persoalannya adalah perubahan dapat membawa seseorang kemanapun dan untuk untuk itu meniscayakan kepunahan eksistensialnya: suatu kondisi yang menjadikan seseorang terasing dari titik berangkatnya (al-mabda’) dan kehilangan orientasinya (al-ghoyah). Dalam situasi keterasingan ini seseorang rentan...
Pamekasan, 26 Februari 2024 - Okara Jurnal, yang kini menduduki peringkat Sinta 2, tengah melakukan langkah-langkah penting dalam rangka meningkatkan posisinya di tingkat internasional. Langkah-langkah ini dilakukan pasca penurunan indeksasi Web of Science (WOS) dan Scopus. Sebagai bagian dari rencana pembaruan, Okara Jurnal melaksanakan rapat kerja intensif pada 26 s.d...