LP2M IAIN MADURA BERSAMA KBRI KUALA LUMPUR MALAYSIA MENANDATANGANI IMPLEMENTATION AGREEMENT KKN INTERNASIONAL
- Diposting Oleh Admin Web LP2M
- Jumat, 2 Agustus 2024
- Dilihat 221 Kali
Mahasiswa KKN Internasional bertemu Atase Pendidikan & Kebudayaan KBRI untuk penutupan kegiatan KKN Internasional dan pelepasan pada kegiatan Student Mobility Program di IIUM. Tidak Hanya Sekedar Melakukan Kuliah Kerja Nyata Secara Internasional. Sejumlah Peserta KKN Internasional IAIN Madura juga turut andil untuk mengenalkan Sistem Pendidikan Indonesia di Negeri Jiran.
Ditahun Kedua KKN Internasional, LP2M IAIN Madura mengemas outcome Pengabdian Mahasiswa dengan cara yang lebih Edukatif . Salah satunya dengan melaksanakan Student Mobilty Program yang dimulai dari tanggal 06-10 Agustus 2024 Dina Rosfalia, Salah Satu Peserta KKN Internasional yang turut mengelola Sanggar Bimbingan Al Amin Sentul Mengaku Kegiatan ini dapat mengasah ketajaman analisis terhadap Lingkungan Pendidikan " Ini merupakan Kegiatan Akhir sebelum Pulang Ke Indonesia dan jadi tantangan juga, karena kita akan mempresentasikan temuan kami selama disana dan solusinya sehingga solusi itu terus digunakan untuk perbaikan sistem pendidikan di Sanggar bimbingan " jelasnya
Menurut Dina, Student Mobilty Program merupakan babak akhir dari kegiatan KKN internasional dan menjadi challenge tersendiri untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di lokasi KKN sekaligus solusinya. Diketahui sanggar belajar di Seluruh Lokasi Penempatan KKN Internasional merupakan relasi pesantren Madura - mitra kampus IAIN Madura yang mewadahi anak- anak Warga Indonesia yang mengenyam pendidikan di Kuala Lumpur Malaysia . Sayangnya belum banyak diketahui oleh masyarakat Indonesia sendiri.
Kepala Pusat Pengabdian LP2M IAIN Madura, Moch Cholid Mengaku, Melalui KKN Internasional, LP2M Mengajak Seluruh Peserta KKN Internasional Untuk Peka Terhadap Permasalahan Sosial, Ekonomi hingga Pendidikan dan mengenalkan sistem pendidikan yang dapat diterapkan di negeri Jiran itu. " Dari Program ini LP2M sendiri mengajak Mahasiswa untuk Pro aktif terhadap Fenomena yang ada di Masyrakat baik dalam Tempat Pengabdian, sanggar bimbingan maupun pesantren disana, yang bermitra dengan IAIN Madura Mereka akan membandingkan Realitas sistem pendidikan di Indonesia dengan Malaysia untuk menemukan model sistem pendidikan yang cocok di terapkan disana" tukasnya
Dalam kesempatan ini juga ditandatangani Implemention Aggrement (Perjanjian Kerja Sama) antara Institut Agama Islam Negeri Madura dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia Nomor B-3192/In.38/R/PP.00.9/09/2023 dan Nomor SD.458/BK/09/2023/14 tentang Akses Pendidikan Tinggi Bagi Anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia pada tanggal 04 September 2023 dan Institut Agama Islam Negeri Madura dengan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur Nomor B-2826/In.38/R/PP.00.9/07/2023 dan Nomor 016095/LA/07/2023/25 tentang Peningkatan Implementasi Tridarma Perguruan Tinggi pada tanggal 03 Juli 2023. Dengan penandatangani ini diharapkan menjadi pijakan yang kuat untuk pelaksanaan KKN Internasional diluar negeri